Palopo, A24Media – Peringatan Hari Jadi Luwu ke-757 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-79 berlangsung meriah di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, selama tiga hari, mulai 20 hingga 23 Januari 2025.
Puncak acara yang digelar pada 23 Januari 2025 dihadiri sejumlah pejabat dari wilayah Luwu Raya, termasuk Penjabat (PJ) Bupati Luwu, PJ Wali Kota Palopo, Bupati Luwu Utara, Wakil Bupati Luwu Timur, serta PJ Bupati Kolaka Utara.
PJ Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, turut hadir dalam peringatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas komitmen masyarakat Tana Luwu dalam melestarikan budaya leluhur.

“Peringatan ini bukan sekadar penghormatan terhadap para pahlawan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong demi membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Fadjry Djufry.
Ia juga mengajak masyarakat Tana Luwu untuk bersinergi dalam membangun kembali kejayaan Luwu Raya guna mewujudkan aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya.
“Kini saatnya merajut kebersamaan. Kita, para pemimpin, bersama masyarakat harus mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki wilayah ini,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan peringatan ini meliputi berbagai acara seni dan budaya, seperti pentas seni, lomba cipta puisi, lomba menyanyi lagu daerah, hingga ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan Lokkoe. Selain itu, acara adat Tudang Sipulung menjadi forum diskusi strategis untuk merumuskan langkah-langkah pengembangan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan bahwa Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Jadi Luwu dan HPRL pada tahun 2026. PJ Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menyatakan kesiapan wilayahnya untuk menyelenggarakan acara tersebut, sekaligus mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Kolaka Utara. (***)



Tinggalkan Balasan